HARUS.ID, Jambi — Diduga tanggul limbah milik pabrik kelapa sawit PT. Batanghari Sawit Sejahtera (PKS PT. BSS) yang berada di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi jebol.
Jebolnya tanggul itu, membuat limbah berbahaya yang dihasilkan oleh PKS PT. BSS mengalir kealiran sungai Lubuk Raman yang menyebabkan sejumlah biota air seperti ikan dijumpai mati.
Menurut warga dilokasi, kejadian itu terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Selain menjumpai ribuan ikan mendadak mati warga juga mengaku aliran sungai berubah warna kehitam-hitaman serta berbau tak sedap.

“Banyak ikan yang mati, dengan heboh masyarakat mengambil ikan yang terkapar di permukaan sungai saat limbah PKS PT BSS jebol kemarin, airnya juga sangat bau dan berwarna hitam pekat,” Ujar salah satu warga, Kamis (8/6/2023).
Tidak hanya itu, diakui oleh warga beberapa bulan yang lalu PKS ini juga membuat ulah dengan kegiatan uji coba mesin pengolah tangkos yang mengakibatkan pencemaran udara oleh abu hasil pembakaran tangkos sehingga memenuhi perkampungan warga.
“Dari dulu PKS ini banyak bikin kesalahan tapi tidak pernah ditindak tegas oleh pemerintah dan APH, bahkan beberapa oknum ormas tak bertanggung jawab juga ikut datang ke PKS tapi setelah keluar mereka bungkam seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” kata warga lain yang biasa panggilan Pandak.
“Kalau abang-abang ini memang peduli dengan masyarakat kecil seperti kami tolong agar berjalan lurus untuk membantu kami mendapatkan keadilan di negeri yang katanya merdeka ini, jangan seperti oknum-oknum yang sudah-sudah, awalnya dengan semangat dihadapan kami untuk memperjuangkan keadilan masyarakat kecil, tapi setelah ketemu pihak perusahaan jadi senyap, Kan ada apa?”. Tambahnya.
Carut marut soal PT.BSS tidak hanya itu saja, beberapa persoalan juga diungkapkan oleh warga, seperti ketenagakerjaan hingga pemecatan karyawan tanpa alasan yang jelas dari perusahaan.
“Kami juga menerima keluhan dari beberapa mantan karyawan PT BSS yang sudah dipecat dengan alasan tidak jelas.
Mereka sudah berusaha melapor ke Depnaker Muaro Jambi akan tetapi dengan alasan belum setahun maka dari itu tidak bisa di tindaklanjuti oleh Depnaker,” katanya menuturkan.
Kemudian berdasarkan pantauan dilapangan masih banyak terdapat ikan mati yang sudah membusuk di sekitar aliran PKS PT BSS Lubuk Raman, dan diduga limbahnya masih terlihat banyak menumpuk di seluruh permukaan parit buatan PKS tersebut yang alirannya sampai ke sungai di desa Lubuk Raman.
Terkait hal itu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahan, hanya saja tampak dari kejauhan ada alat berat jenis eskapator yang sedang bekerja di lokasi kolam limbah PKS PT BSS tersebut, diduga sedang berusaha memperbaiki tanggul yang jebol tersebut.
Penulis : Mirza Ashari Jubir





